Pemko Lhokseumawe Dorong Digitalisasi Retribusi Sampah Lewat Aplikasi M-BROH

LhokseumawePemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar sosialisasi digitalisasi pembayaran retribusi persampahan/kebersihan sekaligus publikasi Aplikasi M-BROH di Aula Setdako Lhokseumawe, Selasa (9/12/2025).

Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe A. Haris, yang menegaskan percepatan digitalisasi sektor persampahan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan akuntabilitas pengelolaan retribusi.

“Aplikasi M-BROH mempermudah masyarakat sekaligus meningkatkan akuntabilitas pengelolaan retribusi sampah,” ujar Haris.

Sosialisasi dihadiri para asisten Setdako, staf ahli wali kota, Pelaksana Harian Kepala DLH, para camat, serta perwakilan Asosiasi Keuchik. Kehadiran lintas unsur tersebut mencerminkan dukungan bersama terhadap transformasi layanan persampahan di Kota Lhokseumawe.

Dalam pemaparan teknis, DLH menyampaikan timbunan sampah di Kota Lhokseumawe telah mencapai sekitar 53.760 ton. Untuk itu, pemerintah mendorong penguatan regulasi gampong, penyusunan SOP pengelolaan sampah, serta optimalisasi peran Bank Sampah Unit (BSU) dan Bank Sampah Induk (BSI) dalam edukasi dan pengurangan sampah dari sumbernya.

Sebagai penguatan sistem, pemerintah juga menyiapkan pembangunan BSU dan BSI di setiap kecamatan, penyediaan fasilitas teknologi seperti mesin pres, mesin cacah/briket, pirolisis di TPS Pusong, serta pengembangan insinerator di Pusong dan TPA.

Sekda mengajak para camat dan keuchik untuk aktif menyosialisasikan pemanfaatan Aplikasi M-BROH di wilayah masing-masing agar implementasi digitalisasi berjalan optimal.

Menutup kegiatan, Pemko Lhokseumawe menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung sosialisasi ini, dengan harapan digitalisasi retribusi dan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif, inovatif, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *