Banda Aceh – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) resmi menunjuk Muhammad MTA sebagai Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh. Penyerahan surat penugasan dilakukan di Banda Aceh, Jumat (14/11/2025).
Penunjukan ini menambah formasi komunikasi Pemerintah Aceh, di mana Muhammad MTA akan bekerja berdampingan dengan juru bicara yang selama ini sudah bertugas, Teuku Kamaruzzaman atau Ampon Man. Keduanya diharapkan dapat saling melengkapi dalam menyampaikan kebijakan dan program strategis pemerintah kepada publik.
Mualem mengatakan penunjukan jubir tambahan diperlukan agar komunikasi pemerintah berjalan lebih cepat, terarah, dan mudah dipahami masyarakat. “Kami ingin komunikasi berjalan lebih baik, sehingga setiap informasi dapat dipahami dengan jelas oleh seluruh masyarakat Aceh,” ujar Gubernur.
Baca Juga : Gubernur Mualem dan DPRA Resmi Tandatangani KUA-PPAS 2026
Muhammad MTA menyatakan siap menjalankan kepercayaan tersebut. Ia menyebut langkah awal yang akan dilakukan yakni memperkuat koordinasi dengan seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) untuk memastikan informasi publik tersampaikan secara transparan dan konsisten.
“Saya siap menjalankan tugas ini. Komunikasi pemerintah harus semakin terbuka agar masyarakat dapat mengikuti setiap kebijakan yang diambil,” kata MTA.
Dengan penugasan ini, Pemerintah Aceh berharap penyebaran informasi kepada publik semakin efektif serta mampu menjawab berbagai isu dan dinamika pembangunan di Aceh.












