Mendagri, Mensos, Gubernur, Wagub serta Forkopimda Aceh Buka Puasa Bersama

Banda AcehMenteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf menghadiri buka puasa bersama di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Aceh tersebut juga dihadiri Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah, Kajati Aceh Yudi Triadi, Sekda Aceh M Nasir serta para Ulama, Bupati dan Wali Kota se-Aceh.

Acara ini menjadi bagian dari penutupan Aceh Ramadhan Festival sekaligus peringatan malam Nuzulul Qur’an.

Ribuan masyarakat memadati halaman masjid untuk mengikuti buka puasa bersama. Pemerintah Aceh menyediakan sekitar 5.000 porsi makanan berbuka yang berasal dari dukungan pengusaha, SKPA, dan BUMD di Aceh.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, mengharapkan momentum buka puasa bersama di halaman masjid kebanggaan rakyat Aceh itu bisa menjadi wadah memperkuat ukhuwah antara pemerintah dan masyarakat Aceh.

“Semoga bulan puasa ini menjadi momentum meningkatkan ukhuwah dan ketaatan seluruh elemen masyarakat di Aceh,” kata Mualem.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan, tradisi berbuka puasa bersama di Masjid Raya Baiturrahman pada malam Nuzulul Qur’an telah lama menjadi tradisi masyarakat Aceh.

“Sebagai daerah yang dijuluki Serambi Mekkah, setiap 17 Ramadhan kami selalu berbuka puasa bersama di Masjid Raya Baiturrahman,” ujar Fadhlullah.

Ia juga menyampaikan bahwa Masjid Raya Baiturrahman merupakan kebanggaan masyarakat Aceh dan Indonesia, bahkan tetap berdiri kokoh saat bencana tsunami melanda Aceh.

“Alhamdulillah, kini Masjid Raya Baiturrahman sudah disertifikasi oleh Kementerian Pariwisata sebagai warisan budaya nasional,” kata Wagub.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian mengaku bersyukur dapat kembali berkunjung ke Masjid Raya Baiturrahman pada momentum peringatan Nuzulul Quran.

“Masjid ini bukan hanya ikon Aceh, tetapi juga milik bangsa Indonesia. Penetapan sebagai cagar budaya nasional menunjukkan bahwa masjid ini merupakan bagian dari warisan budaya bangsa,” kata Tito.

Sebagai Ketua Satgas Rehab Rekon Pascabencana, Tito mengaku rutin berkunjung ke Aceh akhir-akhir ini untuk memantau percepatan pemulihan daerah.

Ia menambahkan, pemerintah pusat terus mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh sesuai perintah Presiden, agar masyarakat dapat segera kembali menempati hunian dan menjalankan aktivitas normal.

Usai melaksanakan buka puasa bersama, seluruh pejabat dari pemerintah pusat dan pemerintah Aceh itu juga melanjutkan shalat magrib, isya dan tarawih berjamaah di Masjid Raya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *