820 Paket Perlengkapan Sekolah BNPB Disalurkan ke Siswa Terdampak Banjir di Lhokseumawe

LhokseumawePemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe menyalurkan 820 paket perlengkapan sekolah bantuan pemerintah pusat melalui BNPB kepada seluruh siswa di empat sekolah dasar terdampak banjir di Kecamatan Blang Mangat, Selasa (6/1/2026).

Bantuan diserahkan langsung oleh Wali Kota Sayuti Abubakar bersama perwakilan BNPB Pusat serta Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe Yulinda Sayuti kepada siswa di SDN 4 Blang Mangat (Gampong Tunong), SDN 5 Blang Mangat (Gampong Blang Cut), SDN 6 Blang Mangat (Gampong Jambo Timu), dan SDN 7 Blang Mangat (Gampong Kuala).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kasatpol PP dan Wilayatul Hisbah, Camat Blang Mangat, Ketua TP PKK Kecamatan Blang Mangat, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdako, serta jajaran teknis lainnya.

Wali Kota Sayuti Abubakar mengatakan Kecamatan Blang Mangat merupakan salah satu wilayah yang terdampak banjir cukup parah sehingga membutuhkan perhatian berkelanjutan, terutama untuk memastikan kebutuhan dasar anak-anak sekolah terpenuhi.
“Kegiatan hari ini bagian dari upaya pemerintah memastikan anak-anak terdampak banjir tetap dapat menjalani proses belajar dengan baik. Pendidikan tidak boleh terhenti hanya karena bencana,” ujarnya.

Ia berharap bantuan perlengkapan sekolah ini dapat meringankan beban orang tua sekaligus menumbuhkan kembali semangat belajar siswa pascabencana.
“Kami berharap bantuan ini membantu orang tua dan memotivasi anak-anak agar tetap semangat mengejar cita-cita meski sempat menghadapi situasi sulit,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Sayuti juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui BNPB atas dukungan pemulihan sektor pendidikan di Kota Lhokseumawe. Ia menambahkan, proses belajar mengajar telah kembali berjalan normal pada semester baru seiring upaya pemulihan yang terus dilakukan.

Adapun paket perlengkapan sekolah darurat BNPB yang disalurkan berisi perlengkapan belajar lengkap, antara lain buku tulis, alat tulis, buku gambar A3, crayon, spidol warna, stabilo, penggaris dan segitiga, jangka, busur derajat, gunting, map ritsleting, lem, papan ujian, kalkulator scientific, buku catatan A6, buku cerita BNPB, stapler beserta isi, tas sekolah, tempat pensil, tempat makan, tumbler, topi BNPB, serta perlengkapan penunjang lainnya.

Sebelumnya, Pemko Lhokseumawe juga telah menyalurkan bantuan pendidikan di Gampong Ujong Pacu pada 17 Desember 2025 berupa alat tulis, seragam sekolah, serta meja dan kursi untuk SD Negeri 3 Muara Satu dan SMP Negeri 17 Lhokseumawe, dengan dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta donatur lainnya.

Sayuti menegaskan penyaluran bantuan pendidikan akan terus dilakukan bertahap ke sekolah-sekolah terdampak banjir.
“Pemerintah akan terus hadir mendampingi masyarakat dan memastikan anak-anak kita tetap belajar, tumbuh, dan menatap masa depan dengan penuh harapan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *