Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar menyerahkan secara simbolis bantuan dana kepada korban kebakaran di Gampong Teumpok Teungoh dan Gampong Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Jumat (31/10/2025).
Penyerahan bantuan berlangsung di lokasi kebakaran Gampong Teumpok Teungoh dan turut dihadiri Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe Ustadz H Dr Damanhur Abbas, aparatur gampong, para penerima bantuan, serta unsur masyarakat setempat.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Bantuan Dana untuk Korban Bencana Alam dan Musibah Lainnya Tahun 2025 yang disalurkan Baitul Mal Kota Lhokseumawe bekerja sama dengan Baitul Mal Aceh.
Diketahui, kebakaran melanda Gampong Kuta Blang pada 5 September 2025 dan Gampong Teumpok Teungoh pada 19 September 2025. Peristiwa tersebut menghanguskan sejumlah rumah warga dan menyebabkan dua orang meninggal dunia di Teumpok Teungoh.
Sebagai bentuk kepedulian, Baitul Mal Aceh menyalurkan bantuan sebesar Rp 25.500.000, sementara Baitul Mal Kota Lhokseumawe menyalurkan Rp 27.000.000. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 52.500.000 untuk sembilan mustahik.
Nilai bantuan yang diterima masing-masing korban disesuaikan dengan tingkat dampak kebakaran, berkisar antara Rp 1.500.000 hingga Rp 3.000.000 per penerima.
Adapun penerima bantuan dari Gampong Teumpok Teungoh yakni Rusdi Chandra, Feri Syahputra, Dyan Soptian, Zulfikar Effendi, dan Erma Zuhra. Sedangkan dari Gampong Kuta Blang yaitu Chatijah, Iqbarian Rizki, Nirwana, dan Hardiansyah.
Dalam sambutannya, Sayuti menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa warga serta menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir mendampingi korban.
“Kami turut berduka atas kejadian kebakaran yang merenggut korban jiwa di Teumpok Teungoh dan Kuta Blang. Bantuan ini adalah wujud kepedulian pemerintah dan masyarakat melalui Baitul Mal Aceh dan Baitul Mal Kota Lhokseumawe agar para korban dapat segera bangkit dan menata kembali kehidupan,” ujar Sayuti.
Sementara itu, Damanhur Abbas menjelaskan dana bantuan tersebut bersumber dari zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki dan dermawan.
“Baitul Mal tidak hanya menyalurkan zakat kepada fakir miskin, tetapi juga membantu korban bencana, yatim, dhuafa, dan masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan menjadi amal jariyah bagi para muzakki,” katanya.
Pemko Lhokseumawe bersama Baitul Mal menegaskan komitmen untuk terus mendampingi proses pemulihan para korban hingga kondisi mereka kembali pulih.






