Lhokseumawe – Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe menutup kegiatan Pelatihan Advance Cardiac Life Support (ACLS) bagi dokter Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) se-Kota Lhokseumawe. Kegiatan berlangsung selama enam hari, 10–15 November 2025, dan ditutup di Aula Hotel Diana, Sabtu (15/11/2025).
Penutupan pelatihan dilakukan Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, Morinawati SKM MAP. Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan kompetensi dokter dalam menangani kasus kegawatdaruratan jantung.
Morinawati mengatakan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan merupakan langkah penting untuk memperkuat mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mempraktikkan keterampilan penting yang telah dipelajari, terutama dalam penanganan kasus kegawatdaruratan. Ilmu ini harus diterapkan secara optimal di tempat kerja masing-masing, khususnya di puskesmas,” ujarnya.
Ia menjelaskan kemampuan tenaga medis dalam merespons cepat kondisi kritis sangat menentukan keberhasilan penyelamatan pasien. Karena itu, pelatihan ACLS dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan di Kota Lhokseumawe.
Selama pelatihan, peserta menerima berbagai materi intensif mulai dari Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penggunaan Automated External Defibrillator (AED) untuk dewasa, anak, dan bayi, hingga interpretasi elektrokardiogram (EKG).
Selain itu, peserta juga dibekali materi terkait penanganan henti jantung, terapi listrik, tatalaksana gangguan irama jantung, sindrom koroner akut, kegawatan sirkulasi, serta penggunaan obat-obatan dalam resusitasi jantung.
Seluruh sesi pelatihan difasilitasi oleh instruktur dan tenaga ahli berkompeten. Kegiatan ditutup dengan post-test, evaluasi penyelenggaraan, serta penyampaian komitmen tindak lanjut dari peserta.
Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe memastikan program peningkatan kapasitas tenaga kesehatan akan terus dilaksanakan guna mewujudkan layanan kesehatan yang semakin berkualitas, responsif, dan profesional di daerah tersebut.






