Aceh Utara – Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun ini menjadi momen istimewa bagi Muhammad Ichsan Abda, Ketua PK KNPI Kecamatan Nisam. Pemuda asal Aceh Utara itu berhasil meraih Penghargaan Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan dari Bupati Aceh Utara atas dedikasinya dalam mengembangkan literasi masyarakat melalui Rumah Baca Rangkang Pustaka.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Aceh Utara pada Selasa (28/10/2025), bersamaan dengan pemberian apresiasi kepada delapan pemuda terbaik daerah yang dinilai telah menorehkan prestasi di berbagai bidang di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Aceh Utara, M. Nasir, mengapresiasi semangat para pemuda yang telah berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Menurutnya, peran aktif generasi muda menjadi kunci dalam memperkuat sumber daya manusia Aceh Utara.
“Pemuda hari ini tidak hanya menunjukkan potensi, tapi juga mampu menciptakan inovasi dan berkontribusi langsung bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar M. Nasir.
“Kita harap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi pemuda lainnya untuk terus mengasah kemampuan dan ikut menyukseskan visi Bupati Aceh Utara — bangkit dari segala sektor,” tambahnya.
Sejak mendirikan Rumah Baca Rangkang Pustaka pada tahun 2021, Muhammad Ichsan Abda aktif mendorong gerakan literasi dan pembelajaran berbasis masyarakat di Nisam. Setiap akhir pekan, rumah baca tersebut menjadi tempat belajar bagi anak-anak, remaja, hingga mahasiswa.
Tidak hanya fokus pada literasi dasar, Rangkang Pustaka juga mengembangkan berbagai program pemberdayaan dan pelatihan pemuda, seperti pelatihan pembuatan website, literasi digital, pengembangan diri, serta pelatihan membaca “Read Aloud”.
Selain itu, Ichsan juga menggagas Program Beasiswa Aceh Utara, yang telah melahirkan 18 alumni dari berbagai SMA di wilayah tersebut. Ia menyebut, inisiatif ini lahir dari keprihatinannya terhadap akses pendidikan yang masih terbatas di beberapa daerah.
“Kami ingin Rumah Baca bukan hanya tempat membaca, tapi ruang tumbuhnya gagasan, harapan, dan perubahan,” ujar Ichsan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus melanjutkan perjuangan di bidang pendidikan dan literasi,” lanjutnya.
Upaya Ichsan dan komunitasnya tak berhenti di situ. Tahun ini, Rangkang Pustaka juga menerima dukungan program penguatan komunitas literasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai pengakuan atas kontribusinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.
Dengan semangat yang tak pernah padam, Muhammad Ichsan Abda membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil — dari sebuah rumah baca di Nisam, kini ia berdiri di panggung penghargaan membawa nama baik Aceh Utara.






