Ruangpublik.id – Barcelona mulai menyiapkan langkah besar untuk mencari striker baru jelang bursa transfer musim panas. Klub asal Catalonia itu mulai memikirkan penerus jangka panjang bagi Robert Lewandowski yang masa depannya di Camp Nou mulai dipertanyakan.
Penyerang asal Polandia tersebut memang masih produktif sejak didatangkan dari FC Bayern Munich pada 2022. Namun faktor usia membuat manajemen FC Barcelona mulai memikirkan regenerasi di lini depan.
Kontrak Lewandowski akan habis pada akhir musim, sementara pada Agustus nanti ia sudah berusia 38 tahun. Meski masih tajam, Blaugrana ingin memastikan mereka punya striker utama untuk proyek jangka panjang.
Sejak bergabung ke Camp Nou, Lewandowski sudah mencetak 115 gol dari 179 pertandingan bersama Barcelona.
Namun musim ini situasinya mulai berubah. Dari 22 penampilannya di La Liga, sebanyak 11 kali ia memulai laga dari bangku cadangan.
Situasi itu membuat pelatih memberi lebih banyak kesempatan kepada Ferran Torres untuk bermain sebagai striker tengah. Pemain berusia 25 tahun tersebut dinilai memiliki profil yang bisa mengisi posisi tersebut di masa depan.
Meski demikian, performa Torres masih belum sepenuhnya meyakinkan. Karena itu tim rekrutmen Barcelona mulai menyiapkan opsi lain dari pasar transfer.
Julian Alvarez Jadi Target Utama

Julian Alvarez mengeksekusi penalti dalam laga Liga Champions antara Club Brugge vs Atletico Madrid, Kamis (19/2/2026). (c) AP Photo/Omar Havana
Nama yang kini berada di posisi teratas daftar incaran Barcelona adalah striker Atlético Madrid, Julián Álvarez.
Direktur olahraga Barcelona, Deco, disebut menjadikan penyerang asal Argentina itu sebagai target utama.
Manajemen klub menilai pilihan striker kelas elite saat ini tidak terlalu banyak. Karena itu mereka membagi target transfer ke dalam beberapa kategori berdasarkan kualitas dan pengalaman di level tertinggi.
Álvarez masuk dalam kategori teratas bersama striker FC Bayern Munich, Harry Kane.
Namun Kane dinilai sebagai opsi yang sulit diwujudkan. Selain klausul rilis senilai 65 juta euro yang sudah berakhir pada Januari lalu, usia Kane yang akan menginjak 32 tahun juga membuat Barcelona ragu mengeluarkan dana besar.
Harga Alvarez Jadi Batu Sandungan

Barcelona sebenarnya yakin Álvarez tertarik dengan kemungkinan pindah ke Camp Nou. Apalagi klub merasa kondisi finansial mereka mulai membaik untuk mengajukan tawaran kompetitif.
Meski begitu, proses transfer dipastikan tidak mudah.
Álvarez masih terikat kontrak panjang bersama Atlético Madrid hingga 2030 dan menjadi pemain penting dalam tim asuhan Diego Simeone.
Nilai pasar sang striker juga diperkirakan berada di kisaran 112 juta hingga 130 juta euro menurut CIES Football Observatory.
Walaupun musim ini ia tidak terlalu tajam—hanya mencetak satu gol La Liga sejak November—Barcelona tetap mengagumi kualitasnya. Kemampuan pressing agresif serta pergerakan di antara lini dinilai cocok dengan gaya permainan tim.
Osimhen dan Marmoush Jadi Alternatif
Jika transfer Álvarez terlalu mahal, Barcelona juga sudah menyiapkan beberapa alternatif.
Dua nama yang masuk radar adalah Victor Osimhen yang kini bermain di Galatasaray serta Omar Marmoush dari Manchester City.
Keduanya berusia sekitar 27 tahun dan masuk dalam daftar panjang striker yang sedang dipantau tim rekrutmen Barcelona.
Meski begitu, hingga kini belum ada langkah konkret untuk membuka negosiasi dengan klub masing-masing.
Barcelona diperkirakan baru akan bergerak serius setelah mendapat gambaran jelas mengenai kondisi finansial klub serta harga yang diminta Atlético Madrid untuk Álvarez. Jika tuntutannya terlalu tinggi, fokus Blaugrana bisa saja beralih ke target lain yang lebih realistis secara finansial.






